Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Polda Metro Jaya Tetapkan Buni Yani Jadi Tersangka

Gambar
Buni Yani Usai Di Periksa Di Bareskrim Senangaknews.blogspot.co.id, Jakarta -  Buni Yani, pengunggah video penggalan pidato Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diperiksa selama sekitar delapan jam lebih oleh penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Usai pemeriksaan itu, penyidik menetapkan Buni sebagai tersangka. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, Buni Yani atau BY diperiksa sebagai saksi terlapor pukul 11.00-19.30 WIB. "Hasil pemeriksaan, hasil konstruksi hukum, pengumpulan alat bukti penyidik, waktu 20.00 WIB. Dengan bukti permulaan cukup, BY kita naikkan statusnya menjadi tersangka," ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11/2016) malam. Dia menjelaskan, penetapan status tersangka kepada Buni Yani itu berdasarkan laporan terkait tindak pidana penghasutan yang berbau SARA. "Tentunya BY disangka dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor...

Timses: Warga Relokasi 'Korban Penggusuran' Banyak yang Dukung Ahok

Gambar
SenangakNews.blogspot.co.id,, Jakarta  - Tim pemenangan bakal pasangan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, mulai melakukan pemetaan dukungan. Daerah-daerah mana saja yang berpotensi mendulang suara? Mana pula yang tak bakal dukung Ahok? Juru bicara tim sukses (timses) Ahok-Djarot, Taufik Basari, menjelaskan pemetaan yang dilakukan sudah mendapati tiga kategori wilayah di Jakarta.  "Kita sudah melakukan pemetaan, daerah mana saja yang kami kategorikan sebagai basis pemilih Ahok, daerah mana yang berpotensi 'swing voters', dan daerah yang kami kategorikan sebagai daerah yang agak sulit," kata Taufik saat berbincang, Kamis (20/10/2016). Meski begitu, Taufik tak mau merinci lagi daerah-daerah mana saja yang masuk ke tiga kategori itu. Soalnya, itu adalah rahasia dapur Timses. Yang jelas, pendukung Ahok ternyata tak bisa digeneralisir berdasarkan tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, maupun identitas kesukuan.  ...

Front Betawi Bersatu Akan Kawal Ahok Saat Blusukan

Gambar
Deklarasi Dukung Ahok-Jarot SenangakNews.blogspot.co.id,, JAKARTA -  Front Betawi Bersatu (FBB) memberikan dukungan kepada calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Karena itu, FBB akan membantu mengawal agar tidak lagi ada penolakan kepada Ahok saat blusukan. "Tadi saya ngomong kan sama Pak Ahok untuk kawal dia, jangan sampai ada penolakan," kata ‎Presiden FBB, KH. Amirulloh di Rumah Lembang, Jakarta, Jumat (18/11). Menurut Amirulloh, pihaknya juga akan mengawal Ahok selama kampanye. Untuk itu, ia akan berkoordinasi dengan tim pemenangan Ahok-Djarot. "Kami hanya ingin suasana aman, nya‎man, dan kondusif," ucap Amirulloh. Untuk proses pengamanan, FBB akan bekerja sama dengan pihak kepolisian.  "Kan Jakarta kampung kita, makanya harus kita kerja sama dengan aparat TNI dan Polri," ungkap Amirulloh. Sumber :  http://www.jpnn.com/read/2016/11/18/481737/Front-Betawi-Bersatu-Akan-Kaw...

Simak Pesan GNPF-MUI Untuk NonMuslim dan Tionghoa

Gambar
GNPF-MUI SenangakNews.blogspot.co.id, JAKARTA  - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ustad Bachtiar Nasir mengeluarkan imbauan khusus untuk nonMuslim maupun Tionghoa saat konferensi pers di AQL Center, Jumat (18/11). "Pada saudara nonMuslim, kalian adalah saudara kami sesama warga negara Indonesia, kami cinta kalian semua. Saudaraku dari Tionghoa, kita warga yang punya hak sama. Kami tak marah pada kalian," kata Bachtiar Nasir. Namun, ia tidak menutupi kekecewaan terhadap kelompok-kelompok yang berupaya memecah belah bangsa, terutama para pemodal. "Tapi kami kecewa pada kelompok pemecah belah kita. Pemodal yang menempatkan aktor politik dan keamanan, yang mengganggu persatuan Indonesia," tegasnya. Hal itu disampaikan sebelum penyampaian sikap resmi GNPF MUI atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki T Purnama alias Ahok, yang telah ditetapkan tersangka Bareskrim Polri. Sumber :  http://www....

Dukung Ahok, Front Betawi Bersatu: Jangan Takut, Pak!

Gambar
Forum Betawi Bersatu Mendeklarasikan dukungan ke Pasangan Ahok-Jarot SenangakNews.blogspot.co.id, Jakarta  - Front Betawi Bersatu (FBB) mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan Basuki T. Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Mereka juga menyatakan siap untuk mengawal rangkaian pelaksanaan pilgub DKI 2017. Berseragam hitam-hitam dengan baret berwarna merah, mereka mendeklarasikan dukungan di posko pemenangan Ahok di Rumah Lembang, Jl Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016). Presiden FBB Amirullah mengatakan mereka memutuskan mendukung Ahok karena melihat kinerja Ahok selama ini. "Pokoknya kami siap memenangkan Ahok, siap mengawal. Anggota kita sangat banyak. Belum anak-istri kita, semua kita mendukung Ahok biar jadi gubernur lagi," ujar Amirullah. "Jangan takut, kami siap mendukung sepenuhnya. Kita juga siap memenangkan!" lanjutnya dengan berapi-api. Hingga pukul 10.00 WIB, sejumlah warga masih antre untuk bertemu dan meny...

Tak Pengaruh Diprovokasi, Warga Ciracas Sebut Menikmati Hasil Kerja Ahok

Gambar
JAKARTA, KOMPAS.com  — Warga mengaku tidak mengenal dengan pendemo yang menolak kedatangan calon gubernur DKI Jakarta,  Basuki Tjahaja Purnama  atau Ahok, di Gang Mandiri, Jalan Centex, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016) sore. Salah satunya Aminah, warga RT 2 RW 10, Gang Mandiri. "Itu mereka bukan warga setempat, orang luar, saya enggak kenal," kata Aminah kepada wartawan, di lokasi kampanye Ahok. Aminah mengatakan, dia sebagai warga menerima siapa pun calon gubernur dan wakil gubernur yang menyambangi lingkungan rumahnya. Sama dengan Aminah, seorang warga lainnya, Nilawati, mengaku tidak mengenal warga yang mendemo Ahok. Nilawati baru saja diberi tahu bahwa warga yang menolak Ahok merupakan warga Kampung Rambutan dan Kampung Baru. "Itu yang  nolak  warga cabutan semua. Kami enggak kenal, paling ada satu orang yang kami kenal," kata Nilawati. Nilawati merupakan warga yang terlihat ikut berkerumun berebut berfoto bersama Ahok. Dia men...

Kapolres Samarinda: Pelaku Bom di Depan Gereja Oikumene Berkaos Jihad

Gambar
Pelaku Penyerangan Gereja Senangaknews.blogspot.co.id Polisi telah menangkap pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene di Samarinda. Pelaku ditangkap dalam kondisi luka, mengenakan kaos bertuliskan Jihad Way of Life. "Empat korban sama 4 motor terbakar di halaman gereja, satu pelaku sudah diamankan lagi diperiksa dan mengalami luka. Kondisi pelaku masih sadar," kata Kapolres Samarinda, Kombes Pol Setyobudi Dwiputro saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/11/2016). Kapolres Samarinda menuturkan pelaku dibawa ke Mapolres. "Pakai kaos dengan tulisan Jihad. Sekarang dirawat di Polres," kata Kombes Setyo. Pelaku tersebut melempar bom molotov ke gereja menggunakan motornya sekitar pukul 10.30 WITA. Ledakan mengakibatkan empat orang jadi korban, salah satunya balita terluka. Polisi saat ini berada di lokasi melakukan pengamanan. Warga sekitar masih berkerumun di lokasi kejadian. Sedangkan motor yang rusak masih berada di depan gereja. 

Ini Kronologis dan Identitas Korban Ledakan di Gereja Oikumene Samarinda

Gambar
Pelaku Pengeboman Gereja Senangaknews.blogspot.co.id Peristiwa pelemparan molotov di depan Gereja Oikumene di Kawasan Sengkotek, Loa Janan, Samarinda, Minggu (13/11/2016) mengejutkan jemaat yang baru saja beribadah. Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribunnews.com, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Adapun krinologis kejadian sebagai berikut : 1. Sekitar pukul 10.00 Wita jemaat yang selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan menuju ke parkiran tiba2 datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga jenis bom molotov. 2. Sekitar pukul 10.15 wita pelaku yang melempar bom jenis molotov tadi melarikan diri ke arah depan dan melompat ke sungai Mahakam Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Samarinda Seberang. 3 .Adapun korban akibat ledakan Tersebut  berjumlah 4 orang dan saat ini dilarikan...

Terjadi Ledakan di Depan Gereja Oikumene Samarinda

Gambar
Gereja Samarinda Usai Pengeboman Senangaknews.blogspot.co.id  -   Ledakan terjadi di depan Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur. Ledakan merusak sejumlah motor di depan gereja. "Kejadian ledakan sekitar pukul 10.30 Wita," kata anggota Polsek Loa Janan, Aiptu Gugus saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/11/2016). Belum diketahui ada tidaknya korban akibat ledakan ini. Ledakan menurutnya terjadi saat gereja sedang dipenuhi jemaat. "Itu paling ramai di desa itu ngumpul ibadah di situ," sebutnya.  Hingga saat ini masih dilakukan konfirmasi ke Polda Kaltim soal ledakan ini.  post news By Johan Anda

Demo Ricuh, NasDem Desak Fadli Zon-Fahri Hamzah Diperiksa

Gambar
F Zon Dan Fahri H Lagi Bincang bincang senangaknews.blogspot.co.id, Jakarta  - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem Irma Suryani Chaniago meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia memeriksa dua Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Pemeriksaan itu, terkait dengan keributan yang terjadi dalam demonstrasi 4 November 2016. Alasannya, menurut Irma, Fadli dan Fahri tidak bertanggung jawab mengawal massa hingga unjuk rasa bubar. "Jangan cuma cari panggung," ujarnya, Sabtu, 5 November 2016. Sebelumnya, massa melakukan aksi unjuk rasa menuntut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diadili karena penistaan agama, Jumat, 4 November 2016. Massa terkonsentrasi mulai dari Istana Negara hingga sekitar Patung Arjuna Wijaya di persimpangan Jalan M.H. Thamrin dan Medan Merdeka. Massa bergerak seusai salat Jumat dari Masjid Istiqlal dan berhenti di depan Istana. Fadli dan Fahri ikut dalam demonstrasi tersebut. Mereka naik dalam mobil ba...

Gelar Perkara Ahok Disiarkan Terbuka, Ini Pertama Kali

Gambar
Senangaknews.blogspot.co.id , Jakarta  - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan mendukung kepolisian yang ingin melakukan gelar perkara secara terbuka dan disiarkan langsung kepada publik.  "Ini bentuk transparansi Polri dalam kasus khusus ini sehingga penanganannya bisa disaksikan seluruh rakyat Indonesia secara terbuka," kata Edi melalui pesan tertulis, Minggu, 6 November 2016. Menurut Edi, jika gelar perkara itu benar disiarkan langsung, dalam sejarah hukum Indonesia, Polri baru pertama kali melakukan gelar perkara secara langsung itu. Biasanya, kata dia, gelar perkara diadakan internal bersama kejaksaan.  "Tapi kali ini diikutsertakan pihak luar, termasuk Komisi Kepolisian Nasional dan Komisi III DPR," ujar Edi. Edi menambahkan, "Kami mengapresiasi Kapolri yang memiliki komitmen agar kasus ini ditangani secara terbuka," kata mantan anggota Kompolnas ini.  Menurut Edi, jika gelar perkara diadakan pekan depan, ...

Berita Terkini : Petisi BUNI YANI di Proses Hukum Dekati 60.000 Pendukung !

Gambar
SI BUNI YANI  Hargatop.com – Berita Terkini : Petisi BUNI YANI di Proses Hukum Dekati 60.000 Pendukung. Netizen membuat petisi di laman Change.org yang isinya meminta agar Buni Yakni diproses hukum. “ JALANKAN PROSES HUKUM BUNI YANI, PENGEDIT TRANSKRIP DAN PROVOKATOR ,” tulis judul dari Paguyuban Diskusi. Petisi untuk menghukum Buni Yani ini dikirimkan kepada beberapa pihak terkait yakni yang pertama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Kemudian KEPALA KEPOLISIAN RI, TITO KARNAVIAN, dan kepada POLDA METRO JAYA, BARESKRIM. Lihat di  Change.org . Siapa Buni Yani  ? Buni Yani adalah orang yang melakukan pengeditan terhadap video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal Surat Al Maidah ayat 51.Munculnya petisi ini karena Buni Yakni dinilai menjadi dalang di balik kemarahan umat Islam karena mengedit transkrip ucapan Ahok soal Surat Al Maidah ayat 51.Buni Yani sendiri mengaku salah bahwa dia salah transkrip. “Jadi karena saya tidak me...

Supermarket di Penjaringan Dijarah Massa, Polisi Mengamankan 15 Orang Pelaku

Gambar
Masa Melakukan Anarkis Senangaknews.blogspot.co.id, Jakarta – Terjadi penjarahan sebuah supermarket di kawasan Luar Batang, Kali Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara, setelah aksi demo Bela Islam pada Jumaat (4/11/2016) malam berakhir. Dari video yang telah beredar luar di media sosial, terlihat puluhan orang merusak pintu pagar dan memecahkan pintu kaca supermarket, lalu menjarah semua barang yang berada di dalamnya. Terkait peristiwa penjarahan tersebut, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menegaskan bahwa itu adalah perbuatan kriminal murni dan tidak ada hubungannya dengan aksi demo sebelumnya yang berlangsung tertib dan damai. Hingga kini polisi telah mengamankan 15 orang pelaku penjarahan yang ternyata diketahui adalah warga yang tingga di sekitar sana. “Itu penjarahan, murni kriminal. Itu warga sekitar, 15 orang yang diamankan. Hari ini dipastikan statusnya,” ucap Boy Rafli, Sabtu (5/11/2016). Setelah demo Bela Islam usai, sekitar pukul 23.00 WIB ratusan ma...

Polri: Buni Yani berpotensi Tersangka

Gambar
Irjen .  Pol . Drs .  Boy Rafli Amar Senangak.blogspot.co.id, Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan bahwa pemilik akun jejaring sosial Facebook, Buni Yani, berpotensi menjadi tersangka dalam dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). "Buni Yani dilaporkan sebagai terlapor. Itu berpotensi dia menjadi tersangka juga dengan mengunggah video dan penyebarluasan lewat Facebook dia. Itu bisa menjadi sesuatu yang viral, dan kemudian menyulut kemarahan publik," tutur Boy kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (5/11). Buni dilaporkan oleh kelompok relawan pendukung Ahok, Komunitas Muda Ahok Djarot (Kotak Adja), karena dianggap secara sengaja mengedit rekaman video Ahok tentang petikan salah satu ayat suci Al Quran yang kemudian diartikan sebagai tindakan penghinaan terhadap Islam. Dalam sebuah program talkshow yang disiarkan satu stasiun televisi swasta, pengunggah pertama r...

Polisi didesak ungkap otak rusuh pada demo 4 November

Gambar
Ketua Setara Institute Hendardi. Foto: Antara Senangak.blogspot.co.id, Jakarta,Ketua Setara Institute Hendardi menyatakan Polri harus mengungkap otak kerusuhan dalam unjuk rasa 4 November, "Aksi Damai Bela Islam Tegakkan Keadilan melalui Supremasi Hukum". "Harus diselidiki dan tangkap aktor kerusuhannya," kata Hendardi dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/11). Hendardi mengatakan setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi, namun sistem demokrasi memiliki aturan jelas bahwa pelaku kekerasan, provokator dan penyebar kebencian harus ditindak. Menurut Hendardi, terlihat jelas peran aktor kunci yang memprovokasi, menghasut dan menebar kebencian sehingga demonstran melakukan tindak kekerasan. Hendardi juga meminta Presiden Joko Widodo menggerakkan penegak hukum untuk mengungkapkan kerusuhan ketika unjuk rasa sebenarnya sudah selesai. Kemarin, ratusan ribu orang menggelar aksi damai menolak penistaan agama yang berujung rusu...

Jakarta Utara Di Landa Kebakaran

Gambar
Kerumunan Warga Yang Menyaksikan Kebakaran Senangaknews.blogspot.co.id, Jakarta,Jalan Bakti, Kecamatan Penjaringan jakarta Utara, Sabtu Malam (05/nop/2016) telah dilanda kebakaran. kejadian tersebut terjadi sekitar Pukul 19.30 menit,Petugas Kebakaran Gabungan Dari Jakarta Utara,dan Jakarta Barat Di Kerahkan Kelokasi Dengan Mendatangkan Sebanyak 30 mobil kebakaran . didatangkan,menurut keterangan warga setempat Api tersebut Muncul Secara Tiba Tiba, Sampai Saat Ini Belum Tau Penyebab Terjadi nya kebakaran tersebut. Cahaya Lampu Mobil Pemadam Kebakaran PostNews By Johan Anda